Postingan

Kecewa terobati oleh Gili Kedis

Gambar
Malamnya di Mataram, kami disamperin oleh istri sepupu yang kebetulan memang menetap di Lombok. Banyak sekali cerita tentang keindahan Lombok yang membuat mata kami (aku) berbinar-binar penuh kekaguman. Kakak pun bercerita tentang pulau yang belum banyak dikunjungi tapi tidak kalah cantik dari Gili Trawangan, letaknya ada di Lombok Barat. Aku dan tante pun langsung bilang “ Baik kami akan kembali demi pulau itu ” Kami mengambil perjalanan seharian penuh dengan menyewa mobil sekaligus pengemudinya, bapaknya amat baik dan sudah sering membawa wisatawan berkeliling Lombok jadi punya banyak bercerita dan sudah sangat hapal jalan. Saat perjalanan menuju Kuta Mandalika, aku nyeletuk “ Pak, gili disini banyak ya? ” Si bapak menjawab dengan penuh semangat “ Oh iya, ada banyak gili sebenarnya di Lombok ini. Gili yang lain agak sepi sih karena memang kalah tenar dari Gili Trawangan, tapi kalau ke sana lebih seru karena berasa seperti pulau pribadi ” “ Wah, sayang sekali hari ini pulang, seharus...

Budget ke Lombok via Bali

Gambar
Akhirnya setelah sekian lama, aku pun punya kesempatan melancong lagi, haha. Bergejolaklah dalam benak “tahun ini harus menginjak pulau baru”, lalu terlintas mau ke Lombok tetapi setelah melihat harga tiketnya, akupun menutup mata dan langsung keluar dari aplikasi pembelian tiket. Nampaknya Tuhan agak iba dengan karyawati yang minim budget ingin berholidei ria, tanpa undangan kebetulan sekali kakak sepupu ingin pergi ke Bali mengunjungi tante, aku awalnya tidak berminat ikut karena sedang patah hati tidak bisa ke Lombok terkendala cuan, eh seolah tante bisa membaca pikiranku yang galau, beliau mengajak menyeberang ke Lombok dari Bali. Bah, semacam dapat angin dari surga, akupun langsung semangat dan ingin segera bulan Januari, hahahaha Baiklah cukup paragraf pembuka yang tidak terlalu penting tersebut, wkwkkwk. Marilah kita mulai dengan khusyuk menyimak pengeluaran tukang jalan minim cuan kali ini. Seluruh biaya pengeluaran ini yang berlaku pada Januari 2020 maka mungkin bebe...

Kecewa keliling gili

Gambar
Berhubung kami tiba agak siang maka kami mengikuti jadwal regular untuk berkeliling tiga gili, panas sih tapi jiwa petualangku menggebu-ngebu (halah, haha) jadilah kami memilih paket snorkeling yang umum (semacam paket on the spot gitu), harganya cukup terjangkau untuk tukang jalan kurang duit seperti beta ini, hehe. Jadi tempat kami mendaftar tadi berkerjasama dengan kru kapal lalu bergabung dengan tamu tempat lain kalau sudah terkumpul semua baru jalan. Kapal diisi sekitar 20an orang dari berbagai kota dan negara. Sebelum berangkat kaptennya bertanya dengan suara setengah berteriak “ Halo, Indonesia Raya mana ”, kami pun sebagai WNI mengacungkan tangan, wah kira-kira 50% WNI ada dalam boat. Gili Meno dan Gili Air cukup dekat, dari Gili Trawangan saja sudah nampak pulaunya. Spot pertama kami pergi ke Gili Meno tapi hanya snorkeling karena sudah siang jadi tidak turun di Gili Meno. Aku kalau sudah ketemu laut, warbiasayaak amat sangat girang, tidak sabar melihat terumbu karang dan...

Bangun subuh, demi melali ke Pulau Seribu Masjid

Gambar
Perjalanan kali ini diluar kebiasaanku, demi mengejar kapal menuju Gili Trawangan, aku rela bangun pukul 04.00 wita, kalau hari kerja walaupun perintah atasan pasti selalu kesiangan walaupun sudah menggunakan alarm tapi kemarin aku bangun duluan dari alarm. Pukul 05.30 wita, kami berangkat dari Kuta menuju Pelabuhan Padang Bai, aku sangat riang gembira karena akan mengunjungi pulau baru. Sekitar kurang dari dua jam kami tiba di pelabuhan, ternyata fastboat berangkat pukul 10.00 wita, kami pun kepagian datang ke pelabuhan, warung-warung makan pun masih banyak yang tutup. Memandang gagahnya Gunung Agung sepanjang perjalanan ke Lombok Setelah mengarungi laut sekitar kurang lebih dua jam, akhirnya tiba juga di Gili Trawangan. Pulau terbesar dari ketiga pulau yang terletak di sebelah barat laut Lombok. Kami pergi secara mandiri maksudnya tidak menggunakan trip organizer , tiba di pulau banyak warga yang menawarkan hotel, sewa sepeda, dan jasa keliling tiga gili tinggal pilih ma...

Kulineran di Belitung, gak ada yang gagal!

Gambar
Kemanapun aku berpijak, mengunyah adalah agenda nomer satu, ahahahha. Tulisan ini dikhususkan untuk menceritakan makanan-makanan Belitung yang sempat mendarat di lidahku. Hampir semua makanan disini beralaskan daun simpor, sepertinya daun ini sama fungsinya dengan daun pisang di daerah lain. Entah kenapa jika makanan beralaskan daun simpor pasti sangat nikmat, sama halnya dengan nasi kuning beralaskan pisang, harum dan nikmat. Berikut kulineran yang sayang dilewatkan jika kalian sedang atau berencana ke Belitung. Simak dan bayangkan lezatnya sambil memandangi foto amatir dari kamera jadulku, selamat cuci mata dan menelan ludah :) Mencicip lemper ramping (Otak-Otak) Belitung Otak-otak Tenggiri di Kota Tanjung Pandan Setiba di Kota Tanjung Pandan, terbitlah lapar. Setelah kecewa dengan sate ayam di dekat hotel, lantas tidak membuatku menyerah dalam memanjakan lidah, aku dan temanku berkeliling Kota Tanjung Pandan, melihat rupa kota kecil ini pada malam hari. Setelah b...

Mengejar matahari terbit di Kelimutu

Gambar
Rasanya hari masih gelap saat ibu pemilik homestay mengetuk pintu kamar kami, tapi aku anggap mimpi saja jadi tidak sedikit pun bergeming. 5 menit kemudian, kamar kembali diketuk, karena tidak mau dicap sebagai gadis malas (ahahha, pencitraan dikit), akhirnya aku bangun lalu menghidupkan lampu kamar dan muncul dari balik pintu. “Ade, tidak ikut acara ke atas (Kelimutu)?” Tanya si ibu “ikut bu” jawabku singkat “Tidak lihat sunrise ? Nanti terlambat, sarapan sudah” kata si ibu “hmm, sunrise ? Nanti saja, kami ikut acara adat saja” jawabku asal Setelah basa basi dengan ibu pemilik homestay , aku membangunkan Fina dengan segala cara tapi dia hanya bergumam dan bergerak sedikit, iya anak satu ini sejak dari dulu memang paling susah dibangunkan pagi. Padahal tadi malam dia bilang “kita harus bangun pagi liat sunrise , kamu gak mau liat sunrise di Kelimutu? Ih rugi banget jauh-jauh gak liat, pokoknya kita harus dapat” eh boro-boro liat sunrise , ini malah tidur kebabla...

Napak tilas kisah Laskar Pelangi dalam Museum Kata Andrea Hirata

Gambar
Setelah tiba di depan Museum Kata, kami berubah pikiran, ah main ke Kampoeng Ahok dulu aja lah. Gass motor mengikuti petunjuk google map sekitar 10 menit, walaupun sempat keterusan di pertigaan jalan. Eh, di pertigaan jalan itu, ada vihara kecil yang kece deh, bisa lah mampir sebentar nambah pengalaman mengunjungi vihara, hehe Aku pikir Kampoeng Ahok itu semacam museum tentang sosok Ahok, ternyata merupakan toko souvenir dan makanan khas Belitung yang terletak di depan dan di samping rumah keluarga Basuki Tjahaja Purnama yang lebih dikenal dengan Ahok (namun sekarang beliau sudah tidak menggunakan nama Ahok tetapi BTP). Di balik pagar setinggi kurang lebih 2 meter itu terdapat rumah besar bertingkat dua yang nampak seperti persegi sama sisi. Memasuki pagar tersebut ada security yang berjaga, kami pun dipersilahkan langsung masuk saja, tapi sepulang dari Galeri Daun Simpor aku keukeuh mengisi nama di buku tamu walaupun tidak disuruh oleh security, buahahaha. Berbagai macam makanan ...