Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

PKL: Pedagang Kaki Lima

--> Terinspirasi setelah melihat beberapa polisi lalu lintas menertibkan PKL di sekitar lampu merah, simpang empat Samsat, Pembataan, memang di daerah tersebut akhir-akhir ini banyak PKL yang menggelar dagangannya di trotoar bahkan gerobaknya pun mengambil badan jalan jalur lambat untuk motor. Pagi dan siang hari daerah itu ramai di kunjungi ibu-ibu yang ingin membeli sayur dan ikan serta pegawai di sekitar tersebut yang hanya mampir untuk jajan bakso. Memang cukup berbahaya mengingat disitu ada lampu merah jadi kalau lagi ramai pengunjung yaa rebutan jalan deh sama pengguna jalan, apalagi biasanya pembeli parker motor sembangan jadi kadang memaksa bus atau mobil rehat sejenak menunggu motor si pembeli dipindah atau pembeli selesai berbelanja. Yeaaah aku baru sadar kalau PKL memang menyumbang kemacetan. Eits, tapi setelah kupikir PKL tidak akan ada loh tanpa pembeli jadi yang membuat macet siapa ya?? Alasan PKL berjualan di sepanjang jalan umum ya karena lebih banyak diserbu ...

Keperawanan selalu Dipertanyakan

Setiap laki-laki pasti menginginkan calon istrinya masih perawan dan merupakan gadis yang baik-baik, terkadang berbagai cara dilakukan untuk mengetahui perawan atau tidaknya pasangannya salah satunya membaca postingan orang di internet.. sebenarnya secara tidak langsung cara-cara ini memojokkan kaum hawa, membuat mereka selalu dibandingkan dan dituding berbagai macam pertanyaan untuk mengetes keperawanannya.. Apakah keperawanan wanita itu perlu dibahas dan diketahui semua orang? apakah wanita yang tidak perawan itu najis dan tidak layak hidup? kalau jawabannya iya, sungguh kejam sekali dunia ini.. Kalau anda mencintai pasangan anda dengan tulus, tentunya anda tidak perlu menanyakan keperawananya jika anda menanyakan itu berarti cinta anda hanya sebesar selembar selaput dan anda tidak benar-benar mencintai pasangan anda. Cobalah ubah paradigma anda-anda sekalian untuk tidak menilai wanita dari selembar selaput tetapi dari sopan santunnya dan sikapnya menghadapi anda sekarang.. to...

Mengkritik ??

saat seseorang mulai mengkritik, umumnya ia hanya mengkritik fisik dan fisik orang lain. Seharusnya daripada mengkritik fisik orang lain, alangkah lebih baik mengkritik kinerja orang tersebut saat ia mulai melaksanakan tugasnya dengan berinteraksi dengan orang lain. apakah sudah baik atau tidak kinerjanya ?? itu yang seharusnya menjadi acuan untuk dikritik jangan mengkritik fisiknya karena sama saja kita tidak menghormati Tuhan, karena ia karya dan citra Tuhan dan jangan pula mengkritik tingkah laku dan sifatnya karena yang mengkritik pun belum tentu lebih baik darinya. mengkritik kinerja orang lain bukan untuk diumbar di umum dan menjelek-jelekkan orang tersebut, tetapi untuk pembelajaran kita sendiri dan untuk pengalaman agar tidak bertindak sama sehingga nantinya kinerja kedepannya akan lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan yang sama sehingga tidak dikritik lagi. kadang orang kurang suka dikritik, karena sangat tidak menyenangkan untuk dikritik orang lain. tapi sebenarnya...