Postingan

Menampilkan postingan dengan label Culinary

Kulineran di Belitung, gak ada yang gagal!

Gambar
Kemanapun aku berpijak, mengunyah adalah agenda nomer satu, ahahahha. Tulisan ini dikhususkan untuk menceritakan makanan-makanan Belitung yang sempat mendarat di lidahku. Hampir semua makanan disini beralaskan daun simpor, sepertinya daun ini sama fungsinya dengan daun pisang di daerah lain. Entah kenapa jika makanan beralaskan daun simpor pasti sangat nikmat, sama halnya dengan nasi kuning beralaskan pisang, harum dan nikmat. Berikut kulineran yang sayang dilewatkan jika kalian sedang atau berencana ke Belitung. Simak dan bayangkan lezatnya sambil memandangi foto amatir dari kamera jadulku, selamat cuci mata dan menelan ludah :) Mencicip lemper ramping (Otak-Otak) Belitung Otak-otak Tenggiri di Kota Tanjung Pandan Setiba di Kota Tanjung Pandan, terbitlah lapar. Setelah kecewa dengan sate ayam di dekat hotel, lantas tidak membuatku menyerah dalam memanjakan lidah, aku dan temanku berkeliling Kota Tanjung Pandan, melihat rupa kota kecil ini pada malam hari. Setelah b...

Senja di Kalanis

Gambar
Sekian lama malas menulis, akhirnya tergelitik lagi membuat tulisan iseng, agak grogi sih ngetik di papan ketik alias keyboard karena sudah jarang gak pernah lagi merangkai paragraf, haha. Sebenarnya tergugah menulis lagi karena terispirasi dari Ading yang suka ngubek-ngubek gugel dalam hampir segala hal, mungkin karena dia sering bergaul dengan gugel jadi punya kalimat deskripsi yang selalu hiberbola greget jadi mengingatkanku kalau aku punya blog yang sudah gak diurus lagi dan sekarang sedang mood menulis jadi memanfaatkan situasi maka baiklah mari kita mulai. Semimggu yang lalu diajak buka puasa bersama di Desa Kalanis, ntah kenapa aku selalu excited setiap kali diajak jalan ke Kalanis, padahal gak ada yang istimewa disana, sama aja kayak desa-desa pinggir sungai lainnya. Tapi ekspresi memang gak bisa bohong, tiap diajak jalan ke Kalanis pasti senang. Desa Kalanis adalah salah satu desa di pinggir sungai barito, desa ini masuk dalam Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Teng...

Segarnya Sambal Colo-Colo

Gambar
Sejak perjalanan menuju Suriyan, aku terbayang-bayang kue rambut yang renyah, seingatku terakhir lidahku bersua dengan kue itu saat masih SD dulu, sudah sangat lama makanya lidahku rindu, haha. Hari ini aku ikut memenuhi undangan rekan KOMKA Suriyan, katanya ada pesta paskah KOMKA Suriyan, otakku langsung teringat akan renyahnya kue rambut, ah tidak sabar ingin segera ke Suriyan. Seperti yang kujelaskan di tulisanku yang sebelumnya, Suriyan merupakan Desa Trans Flores, nah biasanya dulu kalau pesta makanan khasnya ya kue rambut. Setiba di Suriyan, aku celingak-celinguk gak jelas mencari penampakan kue rambut, kutanya salah satu panitia, rupanya kue rambut tidak ada malam ini. Wah, sontak saja aku jadi sedikit kecewa. Dalam keadaan kecewa tersebut, tiba-tiba saja panitia mempersilakan kami duduk lesehan di bawah, mau apa pikirku, kemudian daun-daun pisang segar dihamparkan di hadapan kami. Selanjutnya ubi rebus, pisang rebus dan jagung rebus tersaji di depanku, awalnya biasa saja t...

PALIAT: makanan gurih dari Banua Saraba Kawa

Gambar
Mari mencicipi makanan ke Banua Saraba Kawa, yaitu Kabupaten Tabalong. Kali ini aku icip-icip makanan khas kota Tanjung. Percaya gak percaya, aku lahir dan dibesarkan di Tanjung tapi tidak pernah tau apa kuliner disini. Baiklah, aku bukan tour guide yang baik di kota kelahiranku sendiri, jadi kalau ada wisatawan datang untuk mencoba makanan khas disini mungkin aku akan membawa mereka ke “wong solo”, haha Tapi itu hanya khayalan masa dulu, sekarang aku sudah tau makanan khas kota Tanjung dan sudah pernah (sekali) mencobanya. Kata orang, tidak ke Tanjung kalau belum makan Paliat (berarti selama 21 tahun aku tidak pernah ke Tanjung dong? Lhoh bagaimana bisa? Sedangkan aku lahir disini kok, jadi menurutku pepatah itu kurang tepat untukku). Bermula dari rasa penasaran bercampur malu karena tidak pernah makan makanan khas kota kelahiran maka aku berkunjung ke sebuah rumah makan yang menyediakan paliat di rumah makan “PALIAT” di terminal Mabuun, Tanjung. Kita akan disambut dengan pe...

Culinary

Aku menambahkan kategori “culinary” di blogku karena aku suka mencoba makanan baru. Semenjak kuliah memang aku lebih ekspresif mencoba makanan baru di sekitar Banjarbaru, kalau di rumah kan ada mamah yang masak jadi hobi kulinerku kurang tersalur selama di Tanjung. Selama ini, sudah banyak jenis makanan masuk ke dalam perutku dan rasanya kurang berguna kalau aku tidak berbagi rasa melalui cerita tiap mencoba makanan baru biar bisa memberikan informasi dan berbagi pengalaman bagi banyak orang. Sehingga tercetuslah ide untuk menambah kategori “CULINARY” di blog sederhanaku ini. Selain itu, sejak hidup menjadi anak kost aku mencoba belajar untuk memasak bukan karena hobi masak ya tapi awalnya hanya solusi untuk menghemat uang jajan saja, hehe Tapi semakin lama makin kecanduan nih nyoba masak makanan baru, nah lewat kategori ini aku juga mau share menu sederhana hasil tanganku. Berhubung yang masak ini adalah anak kost jadi bahan-bahannya pun sengaja minim agar pas untuk porsi sa...