Sosok yang Hebat Di mataku

Miris hati melihat sesosok kakek tua yang renta berjualan dipinggir jalan nan panas oleh terik matahari dengan sepeda dan kesederhanaanya. Begitu tersentuh hatiku melihat kakek tua yang berjuang untuk hidup tanpa mengenal lelah, seharusnya dia menikmati masa tuanya bersama cucu dan anaknya tapi tidak untuk kakek tua itu. Dia harus berjualan untuk melanjutkan hari-harinya, dengan tanpa beban di wajahnya dia tak lelah memberikan senyumnya bagi pembeli kripiknya. Luar biasa, aku tau hidupnya begitu sulit dan dia terlalu lelah untuk bekerja sekeras itu diusianya yang senja tapi dia tidak menunjukkan rasa lelahnya bahkan dia terus tersenyum lepas tanpa beban.


Luar biasa bagiku, bisa melihat semangat kakek tua ini sangat membuatku tersentuh dan malu dengan diriku sendiri. Sungguh hebat, sudah serenta ini tapi tetap bertahan hidup dengan keringatnya sendiri tanpa meminta iba dan kasian orang lain. Ia lebih memilih berkerja keras dan memeras tenaganya untuk menghidupi hidupnya dibandingkan harus mengulurkan tangan dan mengharapkan uang yang keluar dari kantong orang lain.


Melihat ini, membuatku mulai berpikir dan bertanya-tanya "kakek tua ini saja masih semangat berjuang demi hidupnya yang belum pasti di esok hari, tapi aku yang hampir punya segalanya sudah mulai menyerah dengan sesuatu yang belum aku hadapi. ternyata aku kalah dengan semangat kakek tua ini"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Budget Liburan ke Bangkok, Thailand

Parasit pada Ikan yang Mirip tapi Tidak Kembar (Zoothamnium, Epistylis dan Vorticella)

Serunya masuk dalam novel Laskar Pelangi di Belitung Timur