Postingan

Thailand: Drama hostel shukumvit

Gambar
Malam udah larut, energi kami juga udah mulai redup jadi kami memutuskan pulang saja, dan lagi-lagi kami menganut asas berhemat jadilah kami memilih bus ekonomi dari China Town sampai stasiun BTS terdekat. Awalnya kami naik di jalur yang salah, untung bapak supir bus menunjukan arah kalau kami harus menunggu bus di balik pasar karena jalan disana satu arah. Kami lalu membaca tulisan nomor bus dan tujuannya pada plang perhentian bus, tujuan kami adalah statiun BTS terdekat dan bus yang berhenti dekat stasiun ada 2 bus jadi bus mana yang lewat duluan maka kita naikin aja. Lalu dengan percaya diri kami menaiki bus nomor 25, pas disamperin kondektur kami tanya apakah bus ini membawa kami ke stasiun BTS? Dalam bahasa inggris tapi mbak kondekturnya gak jawab Cuma angguk-angguk gak jelas, beruntung ada seorang ibu yang menjawab “ No BTS, No BTS ”, deg sepertinya bus ini tidak berhenti di jalur BTS lalu kami bertanya dalam bahasa inggris “ Apakah kami perlu bayar? ” si ibu menjawab lagi “ No ...

Wisata pasar di Chatuchak Weekend Market dan Chinatown

Gambar
Paginya daerah hostel masih sepi padahal jam sudah menunjukan sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Bukannya bergegas bersiap memulai pertualangan kita malah berleha-leha, gulung-gulung di kasur sambil ngotak ngatik hape masing-masing jadilah kita pergi waktu matahari mulai mendaki naik plus perut kosong karena udah kesiangan, kami sepakat makan di pasar aja. Kami diantar pihak hostel keluar komplek dan diturunkan di jalan raya utama, kata si bapak kami cukup berjalan kaki sekitar 5 menit menuju stasiun BTS terdekat. Setelah sekitar 15 menit berjalan, kami merasa dibohongi si bapak. Katanya 5 menit, ini loh 3 lipatnya keluh kami sambil menaiki tangga Stasiun BTS On Nut. Setiba di stasiun, kami semua kebingungan gimana beli tiketnya tapi berbekal mengamati orang banyak, kami bisa kok. Mengekor banyak orang kami turut menukarkan uang koin di loket penukaran koin lalu membeli tiket di mesin yang sudah tersedia. Wuiih, mudah banget kok, asal kita tau stasiun terdekat tempat yang kita kun...

Touchdown Thailand

Gambar
Katanya orang Indonesia pertama kali ke luar negeri pasti ke Singapura, tapi aku adalah salah satu dari sedikit orang Indonesia yang pergi ke luar negeri pertama kalinya bukan ke Negeri Singa tapi ke Negeri Gajah Putih. Berbulan-bulan sudah memulai persiapan dengan matang, mulai dari mengurus passport sampai menabung untuk jajan, tiap hari pun rajin mengendus tiket murah di berbagai situs maskapai penerbangan. Akhirnya bulan kami mendapatkan tiket pada bulan Januari 2018, mulailah kita hidup hemat demi mencapai Bangkok. Bangkok pada malam hari dari jendela pesawat Seperti biasanya, karena rumahku berada di ujung Kalimantan Selatan maka aku harus bersedia pergi tengah malam demi mengejar pesawat ke Ibu Kota, Banjarmasin. Setelah perjalanan panjang dari Tanjung menuju Jakarta dan terbang ke Bangkok selama 3 jam maka tibalah kami di Bandara Don Mueang, Bangkok. Aku yang baru pertama kali menggunakan paspor merasa gugup saat di imigrasi Bangkok, “ Duh kalau ditanya-tanya aku me...

Pulau Dewata Bali: Menilik Pura Cantik yang Memikat

Gambar
Sebelum pulang kembali ke Kalimantan, kami singgah di Bali sekalian menyempatkan mampir di rumah tante plus dibumbui rasa p enasaran dengan pulau satu ini, pesona apa yang ada disini sampai Bali jadi tempat favorit para orang berduit. Walaupun uang di dompet sudah menipis, setipis triplek dan ser ingan kapas, aku tetap keukeh melipir sejenak di Bali. Saat tiba waktu mendarat, aku yang duduk di dekat jendela agak khawatir karena sejauh mata memandang c uma ada hamparan laut luas , tidak ada tanda-tanda landasan pa c u, duhh padahal katanya sudah tiba waktu mendarat tapi mana landasan pa c unya, kebetulan saat itu aku belum tau update terkini mengenai erupsi Gunung Agung, “alamat bisa putar balik nih pesawat” benak ku. Tapi syukurlah itu hanya kekhawatiran tak terarah , wong bandaranya samping laut, dasar ndeso (uh jadi malu) . Namanya bandara internasional ya, luas euy, jalan kaki ke parkirannya aja jauh banget dan kami juga sempat nyasar karena parkiran bukan c uma satu bl...

Membawa cerita tak terlupakan dari Pura Ulu Watu, Bali

Seperti yang telah aku ceritakan pada artikel sebelum ini, ada sedikit tragedi di Pura Ulu Watu karena ceritanya panjang jadi aku bagikan di artikel terpisah, menurutku sih banyak pengalaman yang layak dibagikan dari cerita ini. Siang itu kami memasuki kawasan Pura Ulu Watu, melewati hutan kecil yang ribun namun tidak nampak satupun monyet yang menyambut. Sepertinya mereka sedang bersembunyi dari sengat matahari, memang siang itu luar biasa panasnya. Tapi kami tidak kalah dengan panasnya matahari, kami bersemangat membara untuk mengelilingi pura karena cukup luas dan harus menaiki tangga, itak pun memilih untuk menunggu kami di bawah sambil duduk menghadap laut. Kami pun lalu mulai menaiki anak-anak tangga di sebelah kiri pura, cihuuuyy pemandangan cantik memukau mata semakin ke atas semakin banyak pemandangan segar plus bule-bule cakep #eh :p Kemudian setelah puas jeprat jepret di dekat pura, kami menuruni tangga pada kanan pura yang lain, ditengah perjalanan ada pengu...